Tampilkan postingan dengan label Gentle Birth. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gentle Birth. Tampilkan semua postingan

Cara Menghindari Epidural

Persalinan yang lancar, nyaman dan minim intervensi seringkali menjadi impian para ibu karena minimnya resiko birth trauma dan proses pemulihan yang jauh lebih cepat. Seperti yang Anda tau, satu intervensi dalam kasus persalinan dapat mengarah ke intervensi lainnya, inilah yang disebut dengan cascade intervention dan Anda juga tau bahwa setiap intervensi pasti akan mempunyai resiko dan efek samping. Begitu juga dengan epidural. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat membantu Anda untuk menghindari epidural, dan bahkan jika Anda memilih untuk melakukan epiduralpun, tips ini dapat membantu Anda untuk tetap tenang dan nyaman sampai anesthesiologist(ahli anestesi) Anda datang.


 nyaman dan minim intervensi seringkali menjadi impian para ibu karena minimnya resiko bir Cara Menghindari Epidural



  1. Persiapkan dan berdayakan diri Anda


Ingatlah untuk selalu mempersiapkan dan memberdayakan diri Anda dalam segi mental, tubuh, maupun ilmu pengetahuan selama kehamilan karena ini adalah kunci dari melahirkan lancar, nyaman, dan minim intervensi. Banyak-banyaklah membaca dan ikutilah kelas-kelas persiapan persalinan. Dengan begitu Anda dapat mempunyai gambaran mengenai apa yang akan Anda hadapi nanti saat proses persalinan dan tau cara mengatasinya. Selain itu, Anda juga akan menjadi lebih siap dan lebih tenang saat menjalani proses persalinan nantinya. Namun, ingatlah bahwa pengetahuan saja tidaklah cukup. Anda tidak mungkin menyuruh provider Anda untuk tidak melakukan intervensi jika persalinan Anda macet atau Anda kesakitan karena tubuh Anda tidak siap. Maka dari itu, cobalah untuk berolahraga secara rutin dan tetap aktif selama kehamilan. Prenatal gentle yoga dapat menjadi salah satu pilihan olahraga yang dapat Anda lakukan. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai pentingnya memberdayakan diri saat kehamilan, klik disini



  1. Buat lingkungan yang nyaman


Jika Anda berencana untuk melahirkan di rumah sakit, atau di tempat yang benar benar asing, cobalah untuk membuat ruangan tempat Anda berada menjadi senyaman mungkin. Anda dapat membawa barang-barang dari rumah yang anda tau dapat membuat Anda menjadi lebih tenang, seperti boneka, bantal, guling, musik, selimut, atau aromaterapi. Pastikan juga bahwa pendamping Anda tau apa yang Anda mau sehingga ia dapat membantu Anda menjadi lebih nyaman.



  1. Percayai tubuh Anda


Salah satu kunci untuk melahirkan nyama, lancar, dan minim intervensi adalah dengan mempercayai tubuh Anda. Dengarkan tubuh Anda dan ikuti ritme tubuh Anda. Jika Anda perlu bergerak, bergeraklah! Jika Anda perlu melakukan vokalisasi, lakukanlah! Jika Anda merasa lebih nyaman saat berada dalam posisi jongkok, lakukanlah! Ingatlah bahwa tubuh Anda dapat memberi Anda berbagai macam informasi dan dapat membantu Anda, yang perlu Anda lakukan hanyalah mencoba lebih peka terhadap diri Anda sendiri dan ikuti ritme tubuh Anda.



  1. Pekerjakan Doula


Doula merupakan pendamping persalinan professional. Beberapa studi mengatakan bahwa memperkerjakan seorang doula professional dapat mengurangi kesempatan untuk mendapatkan epidural hingga 60%. Untuk mengetahui lebih lanjut tentang doula, klik disini



  1. Cobalah untuk menghindari induksi


Seperti yang telah saya sebutkan di awal, dalam proses persalinan, seringkali intervensi yang satu akan mengarah ke intervensi yang lainnya. Saat Anda diinduksi, Anda akan mengalami kontraksi yang jauh lebih kuat dan jauh lebih lama. Terkadang, hal ini dapat membuat Anda menjadi kesulitan untuk mengatasinya tanpa penghilang rasa sakit. Maka dari itu, cobalah untuk menghindari intervensi medis seperti induksi. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai intervensi, klik disini



  1. Edukasi pendamping Anda


Pentingnya melakukan persiapan persalinan tidak hanya berlaku untuk Anda, namun juga pendamping Anda. Saat proses persalinan nanti, pendamping Andalah yang akan membantu Anda dan bahkan membuat beberapa keputusan saat Anda dihadapkan pada suatu pilihan karena tentunya Anda akan fokus dan sibuk pada proses persalinan Anda. Maka dari itu, Anda harus dapat memastikan bahwa pendamping Anda tau apa yang Anda mau.



  1. Pergi ke rumah sakit di saat yang tepat


Tips yang terakhir adalah untuk datang ke rumah sakit di saat yang tepat. Saat Anda berada di tempat asing seperti rumah sakit, hormon oksitosin otomatis akan menurun dan kemungkinan proses persalinan untuk justru melambat atau bahkan macet menjadi lebih besar. Hal ini juga berarti bahwa kemungkinan Anda untuk mendapatkan berbagai intervensi seperti induksi atau epidurl menjadi jauh lebih besar juga. Oleh karena itu, Anda akan ingin memastikan untuk tetap berada di rumah selama mungkin. Untuk mengetahui lebih lanjut mengenai kapan waktu yang tepat untuk pergi ke rumah sakit, klik disini 


Sumber:


https://www.kidspot.com.au/birth/labour/preparing-for-labour/9-ways-to-avoid-an-epidural/news-story/3f5be284051219fb7718bfc524fd38aa


http://laceybroussard.com/5-secrets-to-avoid-an-epidural/


 


Tetap Positif Selama Kehamilan Beresiko Tinggi? Bagaimana Caranya?

Sebagian besar wanita pasti pernah mempunyai kekhawatiran di suatu titik selama kehamilan, baik kekhawatiran mengenai proses persalinan atau kekhawatiran mengenai kesehatan si kecil, apa yang harus dan tidak boleh dimakan, aktivitas apa yang harus dihindari, dan kekhawatiran – kekhawatiran yang lain. Namun, ketika kehamilan Anda beresiko tinggi atau berlangsung tidak semulus yang Anda harapkan, emosi – emosi kekhawatiran ini akan lebih sering timbul dan bahkan sampai terasa overwhelming. Ditambah lagi dengan lingkungan sekitar yang terkadang membuat Anda merasa dihakimi dan bahkan malah justru menakut nakuti Anda.


Tidak peduli seberapa besar Anda mencoba untuk tetap positif, kekhawatiran dan ketakutan tetap menghantui Anda. Ketidakpastian tetang apa masalah yang sedang terjadi dan apa yang dapat terjadi dapat membuat Anda merasa seperti bom waktu berjalan.


Lalu bagaimana cara agar Anda dapat tetap positif, tenang, dan bersemangat di masa-masa yang paling membuat Anda stress dan cemas ini?



  1. Belajarlah


Sebagian besar wanita pasti pernah mempunyai kekhawatiran di suatu titik selama kehamilan Tetap Positif Selama Kehamilan Beresiko Tinggi? Bagaimana Caranya?


Berdayakan diri Anda, cari tahu tentang apa yang sedang Anda alami, apa yang akan Anda alami, dan apa yang dapat Anda lakukan. Bacalah berbagai penelitian medis, artikel, dan perkaya diri Anda dengan berbagai pengetahuan. Carilah sumber yang terpercaya dan cobalah untuk belajar dari berbagai sumber. Hal ini juga berarti Anda tidak dapat langsung mempercayai semua hal yang Anda baca di internet atau menerima semua saran yang salah satu provider Anda rekomendasikan. Cobalah untuk mencari berbagai alternatif dan pertimbangkan mana yang terbaik dan paling cocok untuk Anda. Carilah pendapat dari beberapa provider kesehatan Anda dan Anda juga bebas untuk menanyakan tentang apa yang telah Anda baca di internet kepada provider Anda. Jika Anda merasa tidak yakin dengan rekomendasi provider Anda, tanyakan tentang ketidakyakinan Anda, jika provider Anda tidak menjawab pertanyaan Anda tapi malah memaksakan sarannya dan menakut nakuti Anda, cobalah untuk cari provider lain. Semakin Anda tau tentang tubuh Anda dan apa yang sedang Anda alami, Anda akan merasa lebih tenang dan dapat berfikir lebih jernih untuk menentukan apa yang terbaik untuk Anda.



  1. Cari dukungan


Dukungan merupakan sesuatu yang sangat penting ketika Anda sedang melalui masa masa sulit di kehamilan Anda. Pastikan bahwa orang orang yang dekat dengan Anda, dan pasangan Anda tau tentang apa yang sedang Anda alami dan dapat mendukung Anda dalam bentuk apapun. Dari mulai mendengarkan semua keluh kesah Anda, menghibur Anda, memberikan pijatan ketika ada bagian yang terasa tidak nyaman, sampai menemani Anda untuk kontrol kehamilan. Selain itu, ingatlah bahwa Anda tidak sendirian, carilah support group di media social atau di lingkungan Anda yang sesuai dengan kondisi Anda. Support group sangatlah penting di saat saat semacam ini karena bahkan jika orang orang di sekitar Anda sangatlah suportif, kadang Anda tetap akan merasa kesepian karena bagaimanapun juga, orang orang di sekitar Anda tidak dapat merasakan yang Anda sedang rasakan. Menemukan support group yang berisi ibu ibu lain yang sedang melalui kondisi yang sama dengan Anda dapat membuat Anda merasa lebih tenang. Selain itu, di support group itulah tempat dimana Anda dapat menemukan banyak informasi, harapan, dan dukungan disaat Anda merasa putus asa. 



  1. Minta bantuan ke orang lain


Bantuan tersebut dapat berupa apapun, bantuan emosional maupun bantuan untuk melakukan pekerjaan rumah. Buatlah daftar tentang hal-hal yang membuat Anda stress sehingga otak Anda tidak perlu terus menerus menghitung hal hal yang membuat Anda merasa stress. Ketika orang di sekitar Anda menanyakan apa yang dapat mereka lakukan untuk membantu, jadikan daftar yang telah Anda buat sebelumnya untuk acuan. Anda bebas untuk meminta bantuan orang orang di sekitar Anda untuk mengerjakan pekerjaan rumah atau mendengarkan cerita Anda.



  1. Lakukan aktivitas yang menyenangkan


Lakukanlah aktivitas yang membuat Anda senang. Luangkan waktu untuk beristirahat dari semua rutinitas Anda dan bersenang senanglah. Anda juga dapat membeli barang barang yang membuat Anda merasa lebih tenang seperti gymball, atau alat alat persiapan kelahiran lainnya. Anda juga dapat menghabiskan waktu Anda untuk mencari resep resep makanan sehat atau membeli makanan makanan sehat yang lezat. Cobalah untuk mengikuti kelas yoga atau kelas persiapan persalinan untuk membuat Anda merasa lebih tenang.



  1. Hilangkan semua negativitas di hidup Anda


Sebagian besar wanita pasti pernah mempunyai kekhawatiran di suatu titik selama kehamilan Tetap Positif Selama Kehamilan Beresiko Tinggi? Bagaimana Caranya?


Tidak mudah untuk menghilangkan semua negativitas dalam hidup Anda, tapi Anda memerlukannya. Dalam kehamilan yang beresiko tinggi, fokus utama Anda adalah diri Anda, bayi Anda, dan melewati kehamilan Anda dengan sepositif mungkin. Jika Anda mencoba untuk terlalu peduli dengan orang lain, Anda tidak dapat menjaga diri Anda dan bayi Anda. Anda berhak untuk tidak menjawab pertanyaan pertanyaan orang orang disekitar Anda yang membuat Anda stress. Jelaskan apa yang sedang Anda alami dan biarkan orang orang yang menyebarkan negativitas dan membuang buang waktu Anda tahu bahwa Anda tidak dapat mengurusi mereka sekarang ini, tapi Anda dapat memperbaiki hubungan Anda dengan mereka dan kembali seperti biasa setelah kehamilan Anda berakhir. Melalui kehamilan beresiko tinggi bukanlah hal yang mudah, di saat saat seperti inilah Anda dapat bersikap “egois”. Anda dapat memutuskan diri dari orang orang yang Anda anggap membuat Anda ketakutan, orang orang yang penuh negativitas, orang orang membuang buang waktu Anda, dan fokus ke kehamilan Anda yang positif.


Kesimpulan


Anda tidak dapat mengendalikan jalannya kehamilan Anda atau apa yang terjadi pada Anda di masa masa kehamilan itu, tapi Anda dapat mengendalikan reaksi Anda dan cara Anda menghadapi dan melewati kehamilan itu. Perasaan cemas, khawatir, takut, marah,merasa bersalah, atau emosi emosi yang lain setelah menerima kabar bahwa kehamilan Anda beresiko tinggi sangatlah normal. Berikan diri Anda waktu untuk mengatasi perasaan perasaan itu. Bersabarlah dengan diri Anda sendiri.


Menjaga pikiran yang positif tidak semudah hanya mengatakan “Don’t worry, be happy”. Tapi Anda dapat menjadi lebih postif dengan perasaan bersyukur, dengan melihat sisi baik di semua hal dan mensyukurinya. Saat Anda tetap positif, Anda akan merasa lebih damai, Anda tahu bahwa apapun yang akan terjadi tetap akan terjadi tapi Anda dan bayi Anda akan baik baik saja dan Anda dapat melewati semuanya dan menjadi lebih kuat.


Sebagian besar wanita pasti pernah mempunyai kekhawatiran di suatu titik selama kehamilan Tetap Positif Selama Kehamilan Beresiko Tinggi? Bagaimana Caranya?


.


Sumber:


https://grahamsfoundation.org/my-high-risk-pregnancy/


https://www.kidspot.com.au/birth/pregnancy/real-life/how-best-to-cope-with-anxiety-when-your-pregnancy-is-high-risk/news-story/d29cbc84513cc4e2b097446b0b61fd4c


https://www.scarymommy.com/high-risk-pregnancy-no-losing-your-shit/


https://thefightingirishmartins.com/positive-high-risk-pregnancy/?utm_medium=social&utm_source=pinterest&utm_campaign=tailwind_tribes&utm_content=tribes&utm_term=495707442_17670496_535024


https://thriveglobal.com/stories/how-to-stay-positive-during-a-high-risk-pregnancy/


8 Fakta dalam Proses Persalinan yang Harus Anda Ketahui

Proses persalinan merupakan proses alami yang sangat transformasional 8 Fakta dalam Proses Persalinan yang Harus Anda Ketahui


Proses persalinan merupakan proses alami yang sangat transformasional, sebuah proses tau peristiwa di dalam hidup yang tidak bakalan terlupakan dan selalu meninggalkan KESAN dan PESAN.


namun, Seringkali mereka mendapatkan “pesan” bahwa Proses persalinan adalah satu-satunya peristiwa dalam hidup di mana Anda akan mendengar kisah yang paling mengerikan, dramatis, menakutkan, dan sebuah penderitaan yang lama dan semuanya bisa saja salah “everything Will Go Wrong”, tau sell saga ada pesan dan pesan…“jangan jangan….?” (Sekolah kejadian tidak menyenangkan atau tragedi akan mengancam) meskipun bukti statisical membuktikan yang sebaliknya.


Ya, memang proses persalinan dan kelahiran itu sendiri melibatkana faktor fisik dan psikis dan emosional yang kompleks. Namun ini juga merupakan  proses yang paling alami dan normal.


Sayangnya, banyak banyak wanita yang melewati dan menghadapi proses persalinan mereka dengan perasaan khawatir, takut, malu, dan kecemasan tentang proses. dimana mereka selalu takut bahwa sesuatu akan tidak beres, takut akan merasakan sakit luar biasa dan merasa di luar kendali. Sehingga pengelolaan dalam prosedur medispun didasarkan pada paradigma untuk menghindari segala krisis yang dirasakan bukannya membantu melewati proses persalinan dengan keberanian, kekuatan, dan kepositifan.


Padahal fakta yang sebenarnya terjadi dalam proses persalinan adalah sebagai berikut:


Fakta 1: Proses Persalinan Bisa Menyakitkan, tetapi sangat bisa di kelola (Manageable)


Bagi kebanyakan orang, penghalang terbesar untuk proses persalinan alami adalah rasa takut akan rasa sakit. Mengapa demikian? Ya karena begitu banyak cerita negatif tentang proses persalinan di luar sana. Padahal ketika seorang ibu bersalin bebas dari rasa takut, maka rasa sakit yang terjadi dalam proses persalinan dengan mudah dapat dikelola.


Beberapa ibu yan mau dan rajin memberdayakan diri dengan mempersiapkan fisik, mental dan spiritualnya maka proses persalinannya relatif mudah dengan sedikit ketidaknyamanan. Namun sebaliknya ketika seorang ibu hamil tidak mau memberdayakan diri, maka proses persalinan bisa terasa sangat sulit dan sangat menyakitkan.


Sebenarnya, bagi Anda wanita hamil dengan kehamilan berisiko rendah Anda harus selalu percaya bahwa Anda BISA memiliki dengan persalinan normal, lancar dan nyaman.


 


Fakta 2: Sebagian besar Kehamilan dan Persalinan adalah beresiko rendah (Low-Risk), alami, dan  Achievable


Penting untuk dicatat bahwa, sebagian besar kehamilan dan persalinan adalah berisiko rendah, yang berarti bahwa sebagian besar wanita dengan risiko rendah dalam kehamilan dengan aman dapat melahirkan bayinya tanpa medis intervensi. (Catatan:.. “Intervensi” adalah tidak sama dengan “bantuan” Kebanyakan wanita membutuhkan bantuan saat proses persalinan, tetapi tidak memerlukan intervensi medis untuk memfasilitasi proses)


 


Fakta 3: Persalinan adalah Proses Alamiah, Bukan Prosedural


“teknologi” yang digunakan dalam persalinan alami adalah teknologi yang sama yang telah membawa anak ke dunia selama ribuan tahun – atas dasar kemauan tubuh Anda, kehendak bayi Anda, dan kekuatan dan energi universal yang lebih besar. Ketika Anda bisa mendengarkan isyarat tubuh dan melalui proses persalinan dengan mengandalkan energi pada alam semesta maka proses persalinan akan terjadi dengan sangat efisien dan dengan hasil yan positif.


Namun ketika kita melawan atau mengganggu setiap bagian dari proses alami tersebut, maka proses persalinan bisa saja berubah menjadi rumit dan sulit dan melelahkan.


 


Fakta 4: Kebanyakan Intervensi Medis Selama Proses Persalinan Terjadi Karena Kebijakan Rumah Sakit, Tidak Selalu Karena Anda dan Bayi Anda memerlukannya


Sebagian besar rumah sakit memiliki kebijakan dan prosedur pada semua aspek persalinan. Ini bagus, dalam kasus-kasus tertentu ketika ada hal yang mungkin salah.Tapi sebenarnya sebagian besar kehamilan dan proses persalinan TIDAK AKAN salah.


Sayangnya, kebijakan dan prosedur rumah sakit diikuti dengan harapan  bahwa proses segera akan segera terjadi, dan tanpa banyak pertimbangan dari kebutuhan individu, keinginan, atau bahkan tahapan proses persalinan dari ibu hamil.


Bersiaplah bahwa bahkan  mereka akan tetap menerapkan kepada Anda dan disinilah risiko intervensi medis yang tidak perlu dimulai, dan di mana kemungkinan memiliki  persalinan normal dan nyaman mulai berkurang.


 


Fakta 5: Bahkan Satu Intervensi Saja Sangat Mengurangi Kemungkinan Proses Persalinan Alami


Bahkan satu saja intervensi yang tidak perlu, akan sangat mengurangi kemungkinan dengan persalinan normal.


Sebagai contoh, kebanyakan rumah sakit ketika seorang ibu sudah masuk ke ruang bersalin secara otomatis di “paksa” untuk berbaring dan dibatasi untuk bergerak bahkan seringkali mereka dipasangi infus yang mungkin sebenarnya tidak atau belum perlu di pasang sehingga ibu bersalin tidak bisa bergerak dengan nyaman dalam menanggapi kontraksi yang terjadi dalam tubuhnya.


Karena tidak bisa bergerak maka ibu bersalin akan merasa tidak nyaman dan akhirnya dia mulai meragukan bahwa dia bisa mengelola rasa sakit dan intensitas kontraksi dalam persalinan. hingga Tiba-tiba seorang wanita mulai kehilangan fokus dan keyakinan bahwa semuanya akan baik-baik saja.


Fakta 6: Bayi yang Lahir Tanpa anestesi akan lebih Sehat dan  Kuat


Bayi yang lahir tanpa obat nyeri (dari epidural) lebih waspada dan terjaga setelah dilahirkan. Mereka memiliki Apgar skore lebih tinggi saat lahir. Mereka memiliki pola tidur yang lebih baik, dan umumnya lebih nyaman dan tenang.


 


Fakta 7: Bayi Lahir yang lahit secara Alami Memiliki tingkat kesuksesan menyusui lebih tinggi. 


Ada bukti statistik yang menunjukkan bahwa ibu yang memiliki persalinan alami,  lebih cenderung untuk memulai menyusui lebih cepat dan mudah, membuat ASI lancar, dan berhasil menyusui selama enam bulan atau lebih.


Mengingat bahwa kita tahu menyusui memiliki manfaat kesehatan ganda untuk ibu dan bayi, sehingga Melahirkan alami memiliki dampak yang besar bagi bayi.


Fakta 8: Ibu yang melahirkan secara alami jarang mengalami post partum blues


Percaya atau tidak, ibu yang melahirkan bayi mereka secara alami :

– tidak terlalu  lelah setelah persalinan,


-stres emosional dan fisik akibat prose persalinan sangat minim


– memiliki energi LEBIH dalam 24 jam setelah Melahirkan.

selain itu Bayi Anda menjadi jauh lebih tenang.


Mari Berdayakan diri Anda

siapkan segalanya demi sang buah hati dan keluarga


salam hangat


Cara Berkomunikasi Dengan Janin

Memang janin bisa di ajak berkomunikasi?


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan Janin


Bagaimana caranya ya?




Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin, namun sebelumnya beberapa hal yang harus Anda lakukan Adalah: Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan JaninBayi Anda mampu merasakan apa yang Anda rasakan lho!


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan JaninJanin Anda juga bisa mendengarkan suara Anda bahkan walaupun Anda berbisik.


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan JaninLakukan komunikasi dengan janin sedari dini.


Nah sekarang kita coba dengan menggunakan panca indra ya?


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan Janin



  • Carilah posisi yang paling nyaman

  • Sadari nafas lalu atur nafas anda hingga anda merasa rileks

  • Ciptakan nama panggilan sayang Anda kepada janin, lali dengan lembut suarakan sambil merasakan getaran di tenggorokan dan tubuh Anda

  • Lakukan berkali kali sampai janin merespon, entah dengan gerakan atau dengan tendangan.

  • Lalu dengarkan musik yang Anda suka dan anda merasa nyaman lalu nikmati temponya

  • Kirim energi cinta dan sayang kepada janin sembari menunggu responnya

  • Pujilah dengan suara Anda setiap kali dia merespon


Memperdengarkan  suara Anda saat janin Anda masih berada di rahim, membantu bayi Anda merasa dekat dengan Anda segera setelah dia lahir.


Berbicara dan bernyanyi untuk bayi Anda bisa benar-benar bermanfaat begitu Anda tahu dia bisa mendengar Anda.


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan Janin



  • Beberapa kali sehari, letakkan kedua tangan Anda di perut dan bayangkan seolah Anda sedang memeluk bayi Anda.

  • Usap dan sedikit kasih pijatan yanh super lembut sambil ajak bicara atau membisikkan kalimat sugesti positif

  • Cobalah untuk tersambung/connect dengan janin Anda melalui sentuhan Anda.

  • Ingat !

    Sebelum menyentuh, hangatkan dulu telapak tangan Anda yaaaa


Bukan hanya Anda melakukan ini, namun kalau bisa usahakan selalu libatkan suami atau pasangan Anda.  Saat Anda merasakan tendangan bayi, letakkan tangan pasangan Anda di atas perut Anda sehingga dia bisa merasakan gerakannya juga, dan biarkan dia merespons dengan menggosok benjolan Anda di tempat yang sama.


Pasangan Anda  bahkan bisa membaca satu atau dua buku. Anda mungkin akan merasakan ikatan Antara Anda, pasangan dan bayi Anda semakin hari semakin kuat.


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan Janin


Apa yang Anda lihat akan sangat berpengaruh pada diri dan janinAnda.

Mulai dari sekarang #lihatlah gambar, video atau informasi yang positif dan membuat Anda bersemangat.


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan Janin



  • Apa yang Anda makan dan taste apa yang Anda rasakan juga dirasakan oleh janinmu.

  • Cobalah untuk santai lalu tanyakan kepada janin Anda, makanan Apa yanh ingin dia makan saat ini.

  • Berilah beberapa pilihan, sebutkan satu satu lalu tunggu responnya

  • Catatan : anda tidka boleh memilih jawabannya terlebih dahulu lho ya!


Berikut ini akan kami bahas tentang cara berkomunikasi dengan janin Cara Berkomunikasi Dengan Janin


Penciuman adalah indra yag paling primal dan sangat berhubungan dengan memori jangka panjang dan emosi.


Check! Emosi apa yang Anda rasakan ketika Anda mencium aroma nasi goreng yang di buat suami Anda? Atau emosi apa yang muncul ketika mencium aroma kue nastar yang dimasak oleh ibu Anda sewaktu masih kecil?


Tentu begitu Anda menciumaroma kue tersebut, secara otomatis kenangan masa kecil itu terulang lagi.


Begitulah otak di design sedemikian rupa sehingga otak dapat memproses dan merespon dengan cepat melalui sistem limbik dalam otak.


Pada ibu hamil gunakan daya penciuman ini untuk berkomunikasi dengan janin Anda.


Coba gunakan Aromatherapy.

Tutup mata Anda sejenak lalu rasakan aroma yanh Ada lalu nikmati dan rasakan sensaai fisik maupun emosi Anda


Yup cara ini bisa menjadi cara yang sangat ampuh untuktetap tenang dan nyaman saat melahirkan.


Silahkan mencoba


The Power of HABIT

Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang, penuh kelembutan dan memanfaatkan semua unsur alami dalam tubuh seorang manusia. Penolong dan pendamping harus membantu dengan tenang dan suara yang lembut, sehingga pada saat bayi lahir, suasana di sekelilingnya tenang, hening, dan penuh kedamaian.


Proses persalinan yang tenang, lembut, santun dan minum trauma ini bukanlah sebuah standart operasional prosedur (SOP) atau seperangkat aturan yang harus diikuti. Sebaliknya, itu adalah sebuah pendekatan dalam proses kelahiran alami yang menggabungkan nilai-nilai dan keyakinan yang dianut oleh wanita itu sendiri.


Setiap kelahiran seorang bayi adalah pengalaman yang kuat dan selalu transformasional. Setiap kelahiran adalah pengalaman unik bagi wanita yang melahirkan dan bayi yang dilahirkan. Bagi banyak wanita, pengkondisian sosial awal akan menciptakan keyakinan bahwa mereka tidak dapat melahirkan secara normal.


Kesalahpahaman ini harus diganti dengan pemahaman tentang filosofi gentle birth. Ketika seorang wanita menyadari bahwa tubuh mereka benar-benar tahu bagaimana untuk melahirkan dan bayi mereka yang tahu bagaimana untuk lahir, mereka akan mendapatkan kepercayaan diri bahwa mereka bisa mengalami gentle birth.


Gentle birth membutuhkan persiapan sejak masa kehamilan. Baik persiapan fisik maupun mental calon ibu. Persiapan fisik meliputi latihan pernapasan, olahraga ringan, pijat, dan konsumsi makanan sehat.


Mental ibu pun perlu disiapkan dengan rutin melakukan relaksasi hypno-birthing, meditasi, afirmasi positif, dan menjaga ketenangan jiwanya. Persiapan mental ibu menjadi hal penting yang akan memengaruhi kesuksesan gentle birth ini.


Berikut ini adalah beberapa langkah kunci untuk mendapatkan proses persalinan yang nyaman dan minim trauma seperti yang Anda harapkan.


Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABIT


Dari ke 8 kunci tersebut, ada hal yang sangat penting yang harus dilakukan terutama berkaitan dengan kunci ke-5. dimana untuk membuat seseorang mampu untuk tetap rileks pada saat proses persalinan, tentu butuh upaya yang cukup kuat. sehingga pikiran bawah sadar bisa bekerja secara otomatis untuk mampu tetaprileks dalam segala situasi.


Salah satu caranya adalah, bagaimana mengupayakan “Rileks Mind” menjadi sebuah kebiasaan (Habits) mengapa demikian? mari kita bahas sedikit mengenai apa itu dan bagaimana dasyatnya kebiasaan.






Kebiasaan, menurut para ilmuwan, muncul karena otak terus menerus mencari cara untuk menghemat usaha. Secara alami, otak akan membuat hampir semua rutinitas menjadi kebiasaan, karena kebiasaan memungkinkan pikiran kita untuk bekerja lebih efektif. Insting untuk menghemat usaha ini adalah sebuah keuntungan besar.






Kebiasaan, menurut para ilmuwan, muncul karena otak terus menerus mencari cara untuk menghemat usaha. Secara alami, otak akan membuat hampir semua rutinitas menjadi kebiasaan, karena kebiasaan memungkinkan pikiran kita untuk bekerja lebih efektif. Insting untuk menghemat usaha ini adalah sebuah keuntungan besar.


Nah jika kondisi pikiran yang rileks sudah menjadi kebiasaan, maka secara otomatis otak Anda akan mampu rileks kapanpun dan dimanapun secara otomatis. terdapat unsur-unsur yang dapat membentuk habits yaitu: Learn (pembelajaran) —>Commit (komitmen)—>Practice (latihan) —>Repetition (pengulangan)


Dan setelah sudah menjadi kebiasaan, maka semuanya akan berlangsung secara otomatis.


Untuk itu saya akan mengajak Anda untuk melakukan sedikit tantangan selama 21 hari. dengan harapan, selama 21 hari terbentuk kebiasaan yang positif untuk membantu mempersiapkan proses persalinan Anda.


Silahkan ikuti perintah perintah yang ada disini:


Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABIT


Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABIT


Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABIT


Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABIT


Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABITGentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang The Power of HABIT



SEMOGA MENGINSPIRASI


Yesie









Eat Pray Doula 2017

Di Undang menjadi salah satu guest teacher di pelatihan Doula  Internasional berngengsi di dunia, merupakan salah satu keberuntungan bagi saya. saya mengenal Debra Pascalli Bonaro secara pribadi sejak saya bertemu dan mengikuti pelatihan eat pray doula tahun 2015. (walaupun sebelumnya kami sudah intens berhubungan melalu dunia maya, namun pertemuan kami tahun itu membuat aku semakin mengagumi beliau sebagai guru)



dan setelah mengikuti pelatihan tersebut, saya semakin intens berhubungan. hingga akhirnya Debra mengundang saya untuk mengajar bersama di workshop Eat Pray Doula tahun 2017.


melatih doula doula dari sekitar 18 negara di dunia, merupakan salah satu tantangan tersendiri.


selain harus menggunakan bahasa Inggris yang jujur saya belum terlalu fasih, saya harus share juga tentang “local wisdom” dari jawa. dalam proses persalinan.


inilah serunya pelatihan eat pray doula



setiap moment dan setiap hari akupun membuat video nya.


dan ini yang membuatku semakin jatuh cinta pada Eat Pray Doula





love you Debra, Ibu Robin Lim


trimakasih mengijinkan saya untuk belajar


Di Undang menjadi salah satu guest teacher di pelatihan Doula  Internasional berngengsi di Eat Pray Doula 2017


MELAHIRKAN Nyaman Minim Trauma (Gentle Birth)

Gentlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang, penuh kelembutan dan memanfaatkan semua unsur alami dalam tubuh seorang manusia. Penolong dan pendamping harus membantu dengan tenang dan suara yang lembut, sehingga pada saat bayi lahir, suasana di sekelilingnya tenang, hening, dan penuh kedamaian. Proses persalinan yang tenang, lembut, santun dan minum trauma ini bukanlah sebuah standart operasional prosedur (SOP) atau seperangkat aturan yang harus diikuti. Sebaliknya, itu adalah sebuah pendekatan dalam proses kelahiran alami yang menggabungkan nilai-nilai dan keyakinan yang dianut oleh wanita itu sendiri.


 


Setiap kelahiran seorang bayi adalah pengalaman yang kuat dan selalu transformasional. Setiap kelahiran adalah pengalaman unik bagi wanita yang melahirkan dan bayi yang dilahirkan. Bagi banyak wanita, pengkondisian sosial awal akan menciptakan keyakinan bahwa mereka tidak dapat melahirkan secara normal. Kesalahpahaman ini harus diganti dengan pemahaman tentang filosofi gentle birth. Ketika seorang wanita menyadari bahwa tubuh mereka benar-benar tahu bagaimana untuk melahirkan dan bayi mereka yang tahu bagaimana untuk lahir, mereka akan mendapatkan kepercayaan diri bahwa mereka bisa mengalami gentle birth.


 


Gentle birth membutuhkan persiapan sejak masa kehamilan. Baik persiapan fisik maupun mental calon ibu. Persiapan fisik meliputi latihan pernapasan, olahraga ringan, pijat, dan konsumsi makanan sehat. Mental ibu pun perlu disiapkan dengan rutin melakukan relaksasi hypno-birthing, meditasi, afirmasi positif, dan menjaga ketenangan jiwanya. Persiapan mental ibu menjadi hal penting yang akan memengaruhi kesuksesan gentle birth ini.


 


Prinsip-Prinsip Persalinan Holistik Gentle Birth)


Menurut Kuswandi (2014) dan Aprillia dan Ritchmond (2013), ada beberapa prinsip-prinsip yang harus dipenuhi dalam persalinan holistik (Gentle Birth), yaitu 1) Melahirkan dipandang sebagai momen yang harus “dirayakan” dengan penuh rasa hormat, damai, dan sakral oleh semua yang terlibat di dalamnya, 2) Adanya peran serta keluarga, terutama suami, untuk memberikan dukungan mental dan spiritual, 3) Rasa mulas dan nyeri menjelang melahirkan dipandang sebagai mekanisme alamiah tubuh untuk membantu melahirkan bayi, 4) Tidak harus di rumah. Gentle Birth tetap bisa diberlakukan pada ibu yang menjalani operasi caesar atau menjalani prosedur medis lainnya, selama prinsip-prinsipnya dipenuhi.


Andriana (2013), mengungkapkan bahwa Gentle Birth memandang 1) proses melahirkan adalah proses terindah, penuh cinta kasih, dan sudah selayaknya dilakukan dengan nyaman, 2) memberikan kebebasan pada ibu untuk memilih cara bersalinnya, selama ibu dan bayi nyaman, 3) pertimbangan secara medis dan kondisi ibu-janin sudah diketahui dengan jelas, 4) meminimalisasi intervensi medis yang terjadi, terutama pada penggunaan obat bius karena mengandalkan reaksi alami tubuh ibu, 5) ibu memberdayakan dirinya selama hamil, 6) kehamilan ibu diupayakan sehat, normal dan tenang untuk kelancaran proses Gentle Birth, 7) kondisi pikiran dan mental ibu adalah penentu utama kelancaran proses melahirkan, 8) kehadiran doula membantu ibu nyaman secara batin untuk Gentle Birth, 9) menyiapkan suasana ruang persalinan (di rumah ataupun RS) sesuai dengan keinginan ibu agar terasa nyaman, 10) percaya bahwa bayi mengetahui kapan harus lahir dan akan memberi respon alaminya kepada ibu, 11) masa-masa persalinan dinikmati dengan tenang, rileks, bahagia dan sabar, 12) ibu bebas menentukan apa yang ingin dilakukan tanpa perlu khawatir terhadap prosedur, baik sebelum, selama dan setelah proses persalinan 13) bayi baru lahir bebas menikmati proses Inisiasi Menyusu Dini (IMD) sampai puas, 14) bayi tetap bersama ibunya dan tidak dipisahkan atau dibawa pergi.


Selain itu menurut Aprillia dalam Noorastuti dan Saraswati (2012), prinsip-prinsip lain persalinan holistik alami (Gentle Birth) yaitu 1) cahaya lampu dalam ruang bersalin harus redup, 2) menangkap dan memindahkan bayi baru lahir lebih lembut, 3) membuat suasana tenang di ruang bersalin, 4) kebebasan bergerak bagi ibu bersalin, 5) membiarkan tali pusat utuh atau menunda pemotongan tali pusat segera, 6) bayi harus segera berada di pelukan ibu, 7) membiarkan bayi merangkak di atas dada ibu untuk menyusu (Inisiasi Menyusu Dini), 8) menyediakan air hangat mendekati suhu rahim untuk persalinan waterbirth, 9) pemegang kendali persalinan adalah ibu, bukan bidan atau dokter.


Dari paparan di atas terlihat bahwa untuk mendapatkan persalinan Gentle Birth ada babarepa kunci dan prinsip yang harus di jalani, Aprillia (2014) menyatakan bahwa kunci persalinan Gentle Birth:



  1. High Knowledge

  2. Mindulness & Awareness

  3. Healing Birth Trauma

  4. Breathe

  5. Relaks Mind

  6. Mind, baby & body Balance

  7. Mobility and gravity during labor

  8. Gentle Birth Provider & support


Aprillia (2015) juga menyampaikan Berbagai Tips untuk untuk gentle Birth


Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk dapat merasakan Gentle Birth:



  1. Menghilangkan setiap mitos, ide, keyakinan atau sikap yang Anda miliki tentang kelahiran yang negatif. Karena mitos, keyakinan dan sikap yang negatif justru bisa menjadi “musuh” tersendiri bagi gentle Birth.

  2. Ciptakan lingkungan yang positif, menenangkan dan mendukung. Ini termasuk dimana Anda melahirkan, Siapa yang akan menolong dan mendampingi Anda, dan bagaimana cara Anda melahirkan .

  3. Lepaskan diri Anda dari Kendala Waktu, pembatasan gerakan, dan kebisingan.

  4. Ciptakan lingkungan kelahiran yang santai; Ini bisa lingkungan yang tenang, cahaya rendah, pemberian minyak esensial, atau hal lain yang membantu Anda bersantai.

  5. Mengkomunikasikan pentingnya pengalaman kelahiran Anda ke bidan atau dokter, pasangan dan bahkan keluarga Anda.

  6. Merasa percaya diri dalam kelahiran Anda, Jujurlah dalam kelahiran Anda: dengan diri sendiri dan orang lain dan jangan takut untuk mengadvokasi serta memberdayakan diri sendiri dalam menyambut proses kelahiran anak Anda.


 


Mengapa memilih gentle Birth


Ada banyak alasan mengapa para ibu memilih gentle birth. Berikut ini Keuntungan Gentlebirth


Bagi Ibu



  • Ibu merasa lebih puas dan diberdayakan.

  • Ibu tidak merasakan trauma baik dalam proses kehamilan hingga pertolongan persalinan.

  • Ibu dapat bersalin dengan tenang bebas dari ketakutan dan kecemasan.

  • Ibu dapat “berkuasa” dan memegang kendali penuh atas dirinya dan tubuhnya sendiri.

  • Ibu dapat mengelola dan mengendalikan rasa sakit ketika kontraksi.

  • Kurang atau bahkan tidak ada intervensi medis dalam persalinan.

  • Ibu lebih siap mental dan spiritual sehingga risiko postpartum blues sangat minim, bahkan tidak ada.

  • ASI ibu lancar.

  • Ibu dapat melewati persalinan dengan nyaman, tenang, bahkan tanpa rasa sakit.

  • Ibu terlindungi dari intervensi medis yang tidak perlu.

  • Dengan gentlebirth proses persalinan pun lebih lancar karena ibu sangat relaks dan tenang


 


Bagi Bayi



  • Dilahirkan ke dunia dapat menjadi suatu pengalaman berat bagi para bayi. Dengan persalinan gentlebirth yang menggunakan metode waterbirth, hangatnya air membantunya untuk mempermudah dalam masa transisi dari jalan lahir .

  • luar dunia luar karena air yang hangat tersebut menyerupai air ketuban yang sangat akrab baginya, lembut dan tenang (jika proses persalinan dilakukan dnegan metode waterbirth)

  • Bayi sedikit sekali mendapatkan trauma, dan ini sangat baik bagi perkembangan psikologisnya nanti.

  • Bayi lebih pintar, lebih tenang, dan dapat bekerja sama dengan ibunya.


 


Bagi Ayah & Keluarga



  • Merasa lebih puas.

  • Mereka merasa diberdayakan dan hubungan (bonding) antara ayah, ibu, dan anak sudah terjalin erat sejak dalam kandungan dan ini sangat berdampak positif pada pola pengasuhan kelak.


 


Gentlebirth adalah proses persalinan yang lembut dan tidak terburu-buru. Jadi dalam gentle Birth, Bayi dibiarkan lahir dengan kecepatan sendiri dan dalam “waktunya” sendiri. Lalu diterima ke dalam tangan orang-orang yang mencintai dan mengakuinya sebagai manusia seutuhnya dengan tujuan hidup sendiri.


 


Berbagai Tips untuk untuk gentle Birth


Berikut ini beberapa tips yang dapat Anda lakukan untuk dapat merasakan Gentle Birth:



  • Menghilangkan setiap mitos, ide, keyakinan atau sikap yang Anda miliki tentang kelahiran yang negatif. Karena mitos, keyakinan dan sikap yang negatif justru bisa menjadi “musuh” tersendiri bagi gentle Birth.

  • Ciptakan lingkungan yang positif, menenangkan dan mendukung. Ini termasuk dimana Anda melahirkan, Siapa yang akan menolong dan mendampingi Anda, dan bagaimana cara Anda melahirkan .

  • Lepaskan diri Anda dari Kendala Waktu, pembatasan gerakan, dan kebisingan.

  • Ciptakan lingkungan kelahiran yang santai; Ini bisa lingkungan yang tenang, cahaya rendah, pemberian minyak esensial, atau hal lain yang membantu Anda bersantai.

  • Mengkomunikasikan pentingnya pengalaman kelahiran Anda ke bidan atau dokter, pasangan dan bahkan keluarga Anda.

  • Merasa percaya diri dalam kelahiran Anda, Jujurlah dalam kelahiran Anda: dengan diri sendiri dan orang lain dan jangan takut untuk mengadvokasi serta memberdayakan diri sendiri dalam menyambut proses kelahiran anak Anda.


tips Lahir Lembut untuk Bayi



  • Lakukan penundaan pemotongan tali pusat minimal hingga tali pusat berhenti berdenyut dan biarkan bayi mengambil napas sendiri.

  • Bantulah bayi menyesuaikan diri dengan dunia barunya dengan:



  • Melakukan kontak Kulit dengan kulit baik dengan ibu maupun ayahnya

  • Memberikan belaian yang Lembut



  • Mulailah menyusui segera setelah lahir setelah Anda mampu, Baik Anda dan bayi yang benar lebih terjaga dan waspada setelah melahirkan. bayi juga memiliki reflek alam “rooting” untuk membantu dia berhasil mencari puting susu ibunya.

  • Pastikan rumah sakit untuk tidak memberi bayi susu formula apapun, air glukosa atau menawarkannya dot.


Untuk mendapatkan proses persalinan yang lembut dan minim trauma memang tidaklah mudah, perlu upaya, niat dan pengorbanan.



  1. Harus bersedia memberdayakan diri (mencari informasi, perluas wawasan, mau membaca)

  2. Harus mempunyai niat dan keyakinan yang kuat

  3. Harus mempunyai komitmen yang tinggi untuk mencapai gentle birth

  4. Harus merasa bertanggung jawab terhadap pilihannya tentang gentle birth yaitu bertanggung jawab kepada Tuhan, bertanggung jawab kepada Anak, suami dan keluarga.

  5. Harus rela untuk mengerjakan Pe eR atau mau mengupayakan diri mulai dari latihan relaksasi hypnobirthing, olahraga teratur seperti yoga, tai chi, dll

  6. Harus rela melakukan maternity tour (mencari provider) yang bersedia memfasilitasi dan mengerti Apa yang Anda inginkan (dan untuk hai ini sangat tidaklah mudah)


entlebirth adalah sebuah filosofi dalam persalinan yang tenang MELAHIRKAN Nyaman Minim Trauma (Gentle Birth)


Mari Berdayakan diri kita


 


Pilih Nyeri Ngeri atau Nyeri Nikmat?

Membahas tentang nyeri, apalagi dalam proses persalinan tentu menjadi sebuah pembahasan yang menarik. Dan mungkin tidak ada habisnya.


Beberapa orang mempunyai pendapat bahwa Nyeri yang dirasakan oleh seorang ibu yang melahirkan adalah sebuah rasa nyeri yang menakutkan dan mengerikan. Sehingga berbagai cara digunakan untuk menghilangkan atau mungkin sekedar mengurangi rasa nyeri tersebut.


Ada juga beberapa orang yang berpendapat bahwa nyeri dalam proses persalinan harus di alami semua wanita yang sedang melahirkan. Hingga ada beberapa pernyataan bahwa “yang namanya melahirkan ya harus sakit/nyeri. Karena kalau tidak sakit berarti bukan melahirkan”


“nyeri dalam proses persalinan adalah wujud dari lahirnya IBU. Sehingga jika mau disebut IBU ya harus mengalami nyeri tersebut”


 


karena itulah rasa sakit saat melahirkan adalah sebuah pengalaman yang di takutkan dan dicemaskan oleh semua wanita. Bahkan tidak jarang seorang wanita akhirnya memilih untuk melakukan operasi SC karena mereka menghindari rasa nyeri tersebut.


 


Pengalaman rasa sakit tidak mudah untuk dipahami. Nyeri tidak hanya proses merupakan proses biologis. Tentu saja, rasa sakit adalah proses neurobiologic, tapi, itu juga merupakan pengalaman yang melibatkan emosional; rasa ini membawa kenangan dari pengalaman menyakitkan masa lalu; dan, ada kesadaran dari rasa sakit yang dapat diubah atau dimodifikasi. Pengalaman nyeri bervariasi dari individu ke individu dan dari budaya ke budaya. pengaruh budaya tentang persepsi akan rasa nyeri memodifikasi cara bangsa dan budaya saat mengatasinya. Rasa sakit dari operasi atau cedera disebut nyeri akut. rasa sakit ini memiliki tujuan biologis. Rasa ini memberitahu kita di mana kita terluka sehingga kita dapat melindungi diri kita sendiri. Nyeri ini juga mengaktifkan mekanisme pertahanan tubuh yaitu melawan dan menghindar yang melindungi kita ketika kita terancam oleh lingkungan yang tidak bersahabat. Sama halnya dengan nyeri saat proses persalinan, nyeri ini adalah cara tubuh dan janin kita berkomunikasi.


 


Nyeri pada proses persalinan TIDAK merupakan sinyal bahwa ada sesuatu yang salah. Nyeri persalinan membantu Anda menentukan apa yang terjadi dalam tubuh Anda, Anda masuk ke dalam tahapan yang mana dan tindakan apa yang mungkin Anda ambil, untuk beradaptasi dan menikmati rasa nyeri ini


Ini adalah rasa sakit dengan tujuan positif. Nyeri persalinanlah yang menyebabkan bayi Anda lahir. Dan ini sangat berbeda dari rasa sakit cedera, infeksi, atau penyakit kronis.


Pandangan medis tentang melahirkan dan rasa sakit

Untuk memahami rasa sakit ini ada hal yang harus ditinjau ulang yaitu konsep rasa sakit karena penyakit, dan rasa sakit kelahiran. Dan ilmu kedokteran Barat.menginterpretasi bahwa:



  1. Persalinan adalah penyakit dan bukan proses alamiah. 

    Kenapa bisa demikian? Ya…karena di tempat pelayanan kesehatan, baik itu Rumah Sakit, Klinik Bersalin, Bidan Praktek Swasta, sebutan untuk ibu hamil atau ibu melahirkan adalah PASIEN bukan KLIEN. Dimana secara otomatis pikiran bawah sadar kita merekam bahwa PASIEN adalah sebutan atau juk=lukan yang di sandang oleh orang sakit.


Ya..biasanya Anda akan di panggil sebagai PASIEN.bukan sebagai TAMU atau KLIEN. Bahkan ketika Anda hendak masuk ke RS pun Anda harus lewat di Unit Gawat Darurat dahulu. Seolah olah proses melahirkan adalah proses kegawatdaruratan.



  1. Semua rasa sakit dan nyeri harus didiagnosis, dipantau dan dihilangkan. 

    dalam ilmu kedokteran Modern, khususnya ilmuwan, percaya bahwa kita harus mampu menguasai lingkungan kita dan hidup kita untuk menghindari rasa sakit dan bahkan kematian.Sehingga tidaklah heran, bahwa berbagai cara secara medis dilakukan untuk mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit tersebut. Namun Perempuan dalam beberapa suku yakin dan percaya dalam tubuh mereka di design untuk melahirkan secara alami.

    Pada beberapa kelompok orang sakit adalah sesuatu yang diasumsikan sebagai .

  2. Sistem kesehatan dibangun dan berfokus pada bencana/komplikasi/resiko komplikasi dan mereka seolah diharapkan terjadi. 


Jika Anda menganggap bahwa kebanyakan persalinan itu akan berlangsung normal dan tanpa komplikasi serius (80% atau lebih), namun mengapa fakta di lapangan adalah semua kamar bersalin dilengkapi dengan peralatan berteknologi tinggi, seolah akan terjadi komplikasi yang berat terhadap setiap ibu yang melahirkan.

Kamar-kamar persalinan di design tidak untuk mengurangi masalah untuk mendukung proses normal kelahiran, tetapi untuk mencoba mengatasi resiko yang di anggap potensial terjadi (Suzane Arms).


Ketakutan adalah sebuah elemen yang memenuhi pemikiran para tenaga kesehatan, yang kadang-kadang tanpa disadari seringkali menyebabkan mereka kehilangan akal sehat. 


Bagaimana cara mengatasi rasa sakit/nyeri?


Belajar untuk mengatasi rasa sakit bukanlah konsep baru bagi kebanyakan wanita. Setiap orang telah mengalami rasa sakit, dan sebagian besar dari kita sudah mengidentifikasi langkah-langkah yang membantu mengatasinya. Berikut adalah beberapa ide yang dapat membantu dengan melahirkan.


Coba teknik yang Anda rasa membantu mengatasi rasa sakit, seperti kompres dingin saat Anda sakit kepala atau cedera. Jika Anda pernah melahirkan sebelumnya tentu Anda akan berpikir tentang yang teknik dan manajemen nyeri yang bagaimana yang Anda rasa paling sukses dalam membantu Anda dalam mempersiapkan persalinan lagi. Jika Anda merasa agak tidak berhasil dalam mengatasi nyeri persalinan sebelumnya, Anda mungkin takut atau gugup ketika Anda berpikir tentang proses itu lagi. Luangkan waktu untuk mengakui ini dan mengakui bahwa ini adalah perasaan yang normal.


Mengidentifikasi bagaimana Anda mengekspresikan rasa sakit itu penting. Beberapa budaya mengharapkan seorang wanita harus tahan akan rasa sakit, sehingga saat kontraksi, menangis dan menjerit itu “pamali” atau di anggap “memalukan”. Namun ada juga budaya yang justru mengharapkan ekspresi yang berbeda. Tentu saja semua orang bisa masuk di mana saja di sepanjang proses ini. Anda mungkin hanya mengerang, menutup mata dan menangis. Namun Anda juga bisa saja menjerit berteriak, bereaksi berlebihan bahkan bersumpah untuk tidak mengalami ini lagi.


Lalu mulailah membangun harapan yang realistis tentang nyeri persalinan. Beberapa metode persiapan melahirkan berbicara tentang menghilangkan ketidaknyamanan bahkan menghilangkan rasa nyeri saat melahirkan. yang mungkin “iklan” ini menyebabkan Anda untuk percaya bahwa rasa sakit akan benar benar hilang. Namun,ternyata kebanyakan wanita melaporkan bahwa melahirkan adalah usaha yang keras dan tindakan manajemen nyeri dan meningkatkan kenyamanan jarang bisa menghilangkan rasa sakit. Apa yang bisa mereka lakukan adalah memberikan alat untuk meminimalkan jumlah rasa sakit Anda rasakan, efektif mengatasi rasa sakit yang Anda alami, dan menghemat energi Anda untuk dapat secara efektif melahirkan.


Berikan diri Anda untuk memiliki pengalaman Anda sendiri dalam menanggapi, rasa sakit yang terkait dengan persalinan. Persiapan terbaik adalah untuk tetap terbuka dan mau menerima pengalaman.


 


Apa yang menyebabkan rasa sakit saat melahirkan?


Secara teoritis, penyebab rasa nyeri pada saat proses persalinan ada beberapa hal antara lain:


Penyebab nyeri (biasanya)



  1. rahim kekurangan oksigen (uterine hypoxia)

  2. bagian terendah dari rahim meregang

  3. Kontraksi Rahim

  4. Stretching pada serviks saat membuka

  5. Stretching dari ligemen ligament pada panggul dan tekanan kepala bayi pada panggul

  6. Faktor psikis dan emosi ibu

  7. Vagina dan perineum yang meregang pada kala II


Penyebab lain:



  1. posisi dan presentasi bayi

  2. bayi besar

  3. beberapa factor emosional dan ketegangan psikis

  4. segmen bawah Rahim yang terlalu kaku (rgid)

  5. aliran darah ke rahi yang terganggu

  6. kontraksi rahim yang tidak teratur

  7. panggul sempit atau disporposi kepala panggul


 


namun dari uraian di atas, sebenarnya bisa di simpulkan bahwa Ada tiga tipe dasar nyeri saat melahirkan. Memahami apa yang menyebabkan rasa sakit di tiap tahap persalinan akan membantu Anda mengidentifikasi sampai dimana tubuh Anda berproses. Teknik yang berbeda mungkin diperlukan untuk mengatasi ini sensasi yang berbeda.


Tipe pertama nyeri berhubungan dengan kontraksi otot leher rahim adalah membuka atau melebar. Selama ini bagian tubuh dari proses melahirkan adalah barisan otot dalam Rahim yang berkontraksi, membuka leher rahim. Kebanyakan wanita menggambarkan perasaan ini sebagai kram atau mulas saat menstruasi namun rasanya menjadi semakin kuat. Ini dapat dirasakan di bagian bawah rahim, bagian pinggang belakang atau keduanya.


Tipe kedua sensasi adalah perasaan tekanan kuat karena bagian terendah janin semakin turun dan mendorong otot-otot di panggul dan kandung kemih dan rektum.


Type ketiga dari rasa sakit, yang terjadi setelah bayi dilahirkan, adalah perasaan terbakar atau peregangan bahkan robekan vagina dan kulit saat bayi lahir.


Bagaimana takut dan ketegangan berhubungan dengan nyeri?


Grantley Dick-Read menjelaskan proses ini dan sekarang dikenal sebagai “Fear-Tension-Pain” siklus. Dia mengatakan bahwa ketakutan menyebabkan seorang wanita untuk menjadi tegang, dan ketegangan yang meningkatkan nyeri. Peningkatan rasa sakit, pada gilirannya, meningkatkan rasa takut, dan siklus ini terus menerus berulang.


 


Untuk memutus siklus ini Dick-Read menyarankan dengan dua cara:



  • Mengurangi rasa takut dengan mendidik seorang calon ibu tentang apa yang terjadi selama persalinan

  • Mengurangi ketegangan dengan mempromosikan relaksasi, sehingga mengurangi rasa sakit.


Sebagian besar metode persiapan melahirkan modern berevolusi dari teori ini.


Teknik apa yang bisa saya mencoba untuk mengatasi rasa sakit ini dengan baik ?


Ada banyak hal yang dapat Anda lakukan untuk meminimalkan jumlah rasa sakit dari kontraksi dan untuk mengatasi rasa sakit yang Anda rasakan.


Ingat bahwa rahim Anda adalah kumpulan otot. Seperti semua otot, mereka yang Anda bekerja rahim terbaik dengan paling sedikit rasa sakit ketika mereka terhidrasi dengan baik dan menerima banyak oksigen. Anda dapat meningkatkan aliran darah dan oksigen ke rahim dengan minum banyak cairan dan memposisikan tubuh untuk tegak. Hindari tiduran terlentang. (Berbaring telentang dapat mengurangi aliran darah ke rahim hampir 30%!)


Cara lain untuk mengurangi rasa sakit yang Anda rasakan saat kontraksi adalah menjaga otot-otot perut Anda rileks. Banyak metode persiapan melahirkan fokus pada belajar teknik relaksasi untuk mencapai hal ini. Teknik relaksasi progresif, self-hypnosis, tehnik nafas, visualisasi, dan pijat adalah cara-cara untuk mempromosikan relaksasi otot dan meminimalkan rasa sakit yang Anda alami.


Beberapa minggu latihan akan membantu teknik ini menjadi kebiasaan yang mendarah daging dan lebih mudah digunakan selama masa stres atau sakit.


Penggunaan kompres hangat atau dingin, baik punggung atau perut Anda bagian bawah mungkin membantu mengurangi rasa sakit. Hidroterapi, baik dalam mandi atau bak mandi, juga dapat membantu untuk mengurangi rasa sakit dan mempromosikan relaksasi. Anda bisa duduk di bangku di kamar mandi jika Anda lelah, dan mengarahkan aliran air di kedua punggung atau perut Anda, mana yang terasa terbaik. Jika menggunakan bath up, mungkin akan terasa lebih baik karena Anda dapat membenamkan perut Anda di air hangat. Jika Anda tidak punya bath up, coba letakkan handuk di perut Anda dan pasangan Anda perlahan-lahan menuangkan air di atas handuk selama kontraksi. Yang penting persiapkan terlebih dahulu: menemukan bangku yang cocok di kamar mandi atau bak dan tidak tergelincir, dan juga mencoba menggunakan air mengalir.


Ibu bersalin yang, duduk di birthing ball juga biasanya merasa lebih nyaman dan rasa nyeri lebih berkurang. Selama persalinan Anda, Anda mungkin menemukan bahwa posisi tegak seperti berdiri, berjalan, atau duduk di kursi goyang atau pada bola persalinan mungkin membantu Anda mengatasi kontraksi. Bergoyang atau bergerak pinggul Anda bisa membantu, sementara juga mendorong bayi untuk memilih jalur yang terbaik saat melalui tulang panggul Anda. Secara umum, Anda harus mengikuti pesan tubuh Anda dan memilih posisi yang Anda rasa erbaik. Ada satu pengecualian untuk pedoman umum ini, dan itu adalah, seperti yang disebutkan di atas, Anda harus menghindari berbaring telentang. Bahkan jika ini terasa lebih baik, mengurangi efektivitas kontraksi dan dapat menurunkan oksigen ke bayi Anda.


Jika Anda menemukan bahwa kontraksi sangat menyakitkan di bagian belakang Anda, ini bisa menjadi sinyal bahwa bayi Anda menghadap ke depan Anda, atau ” posisi posterior. Untuk beberapa bayi, ini adalah cara mereka cocok terbaik melalui tulang panggul, tapi sebagian besar bayi lebih cocok jika mereka menghadapi punggung, disebut posisi anterior.


Nah buku buku di bawah ini adalah referensi yang bisa And abaca untuk meningkatkan rasa nyaman Anda saat melahirkan




Referensi:


Buku Persiapan Persalinan:



  • Gentle Birth Balance, Mizan, Bandung 2014 by Yesie Aprillia

  • Active Birth: The New Approach to Giving Birth Naturally, Revised ed. 1992. Janet Balaskas. Harvard Common Press.

  • Birthing from Within. 1998. Pam England, CNM. Partera Press.

  • Ina May’s Guide to Childbirth. 2003. Ina May Gaskin. Bantam.

  • Natural Childbirth the Bradley Way, Revised ed. 1996. Susan McCutcheon-Rosegg. Plume.

  • Pregnancy, Childbirth and the Newborn: The Complete Guide. 2001. Penny Simkin. Meadowbrook.

  • The Thinking Woman’s Guide to a Better Birth. 1999. Henci Goer. Perigee Trade.

  • Arms S . INMACULATE DECEPTION II. Mith, Magic & BirthCelestial Arts, Berkeley, California, 1994

  • Northrup C. Cuerpo de mujer Sabiduría de mujerEdiciones Urano SA, Barcelona.1999

  • Van Hoover C. Pain and Suffering in childbirth: A Look at Attitudes,

    Research and History  Midwifery Today, Issue Number 55, autumn 2000

  • Dunham C y equipo “the body Shop” MAMATOTO La celebración del  Plural de Ediciones SA, Barcelona 1992

  • Lieberman A Easing Labor Painthe Harward Common Press, Boston 1992


Terutama untuk pendamping persalinan:


The Birth Partner, 2nd Ed. 2001. Penny Simkin. Harvard Common Press.


Catatan Ayah Pintar, 2015 Yesie Apriilia, Miza, Bandung.


Berdayakan Dirimu (Birth Story)

Cerita tentang kehamilan dan melahirkan adalah salah satu terita yang bersejarah dalam kehidupan kita. sebuah cerita yang tidak akan terlupakan dan selalu saja dikenang maupun terkenang. siapapun yang terlibat dalam proses persalinan, pasti bisa menceritakan kembali proses tersebut.


dan semua orang yang mendengarkan cerita atau kisah persalinan pasti juga tertarik dan ingin tahu. bahkan siapapun yang mendengar kisah bisa saja tersugesti. Nah apa jadinya apabila kisah kelahiran menjadi sebuah cerita yang menyeramkan dan menakutkan? sayang sekali bukan?


Nah saya senang sekali ketika apa yang saya lakukan selama ini yaitu memberikan edukasi kepada para ibu ibu melalui berbagai media baik buku, web, sosial media bisa menginspirasi Anda dan membuat Anda mau memberdayakan diri. karena harapan saya adalah semakin banyak ibu, keluarga dan bayi yang merasakan pengalaman positif saat melahirkan dan dilahirkan. dan ini adalah salah satu cerita kisah kelahiran seorang ibu dari Jakarta.



semoga bisa menginspirasi



dear,bu yesie

saya wahyuni dijakarta dan ini adalah kehamilan anak kedua saya.saya mau mengucapkan makasih untuk sharing ilmunya tentang Gentle Birth diberbagai media.

saya memang bukan peserta private class, atau member laskar gentle birth. karena waktu ngadain private class dijakarta,jadwal suami saya lagi dinas keluar kota. jadilah saya akhirnya belajar memberdayakan diri lewat buku dan web bidan kita serta mencari beberapa fasilitator di Jakarta untuk untuk pemberdayaan diri.


saat mulai memberdayakan diri memang agak terlambat karena baru mulai saat kehamilan 27w.

tapi alhamdulillah dengan ketekunan disemester akhir,saya bisa melahirkan anak kedua dengan sangat nyaman berbeda dengan anak pertama yang walau melahirkan lewat vagina tapi penuh intervensi medis.


selama trisemester ketiga  saya rutin mengikuti kelas prenatal yoga dan yoga dirumah dan melakukan komunikasi dan afirmasi dengan janin sepulang kantor atau curi curi waktu dikantor untuk pelvic rock dikamar mandi dengan bantuan tembok.

proses persalinan anak kedua saya pada saat kehamilan berumur 40w lebih. saat itu termasuk dag dig dug, bukan karena sudah lewat perkiraan,tapi lebih karena obgyn pilihan saya  sudah selesai praktek dan akan cuti haji. untungnya info tersebut sudah saya ketahui jauh-jauh hari, jadi afirmasi setiap saya relaksasi saya ubah,”nak lahirnya diwaktu yang tepat ya,di saat dokter belum brangkat haji”. Dan alhamdulillah,saya masih berjodoh dengan beliau,makasih ya nak sudah dengerin bunda.


Proses persalinannya lebih singkat dari anak pertama. Tanda cinta dari si kecil berupa flek datang tgl17 agustus 2016 sekitar jam 2 pagi,tapi kontraksi belum rutin, dan saya kembali istirahat.

paginya kontraksi sudah mulai terasa,tapi berhubung suami janji dengan anak pertama ikut sepeda hias,jadi ke rumah sakit ditunda selesai suami dan anak pertma ikut sepeda hias dan saya masih sempat bikin pisang goreng dan bersih bersih rumah.


Cerita tentang kehamilan dan melahirkan adalah salah satu terita yang bersejarah dalam keh Berdayakan Dirimu (Birth Story)

Selesai semua urusan 17 agustusan kami berangkat ke rs. Dirumah sakit saya ditawari didorong dengan kursi roda dan naik lift,tapi saya lebih memilih  jalan dan naik tangga ke ruang.obervasi. Saya diobervasi selama 5jam. selama observasi saya melakukan relaksasi dan pelvic rocking di bola maupun dengan bersandar ke tembok.

setelah 5jam observasi saya diberi pilihan pulang dulu atau mau melakukan induksi karena pembukaan masih bukaan 2cm dan kontraksi blm rutin sedang hpl saya sudah lewat dan diberi di date sampai tgl20. saya memilih pulang dlu dan menunggu gelombang cinta yang lebih kuat. beruntung saya sempat memesan essential oil lavender dari young living yang bisa membantu memperlancar pembukaan. sebelum pulang saya sempat mengoles ke tulang spinal dan perut sesuai anjuran di web bidan kita.


Cerita tentang kehamilan dan melahirkan adalah salah satu terita yang bersejarah dalam keh Berdayakan Dirimu (Birth Story)


perjalanan pulang dari rs,justru saya merasakan gelombang cinta yang makin kuat.

sampai rumah saya beberes rumah,bikin teh untuk mertua yang kebetulan hari itu sudah datang dari surabaya dan tetap pelvic rock di bola saat ngobrol2 dengan mertua. 

Gelombang cinta yang saya rasakan makin kuat,saya mulai menyalakan aplikasi kontraksi nyaman. kontraksi sudah berjalan rutin 5menit skali tapi saya masih kekeh minta suami untuk jalan ke mall dan membeli minuman coklat favorit saya. sepulang makan dan jalan dari mall saya langsung menuju ke rs,karena sudah ada 2kali peringatan untuk menuju ke rs dari aplikasi.


sesampainya di rs jam 10 malam,saya di ctg dan diperiksa dalam. hasilnya dokter tidak membolehkan saya pulang karena kontraksi sdh sanhat rutin dan walau pbukaan baru bertambah1 dipbukaan 3. pembukaan makin bertambah dan saya memilih berbaring karena kebetulan suami saya yg tadiny sudah bersiap mendampingi proses,harus mengurus si anak pertama yang gak mau ditinggal dirumah.

dengan sangat terpaksa saya mengoptimalkan yang ada. Sambil berbaring saya mendengarkan musik relaksasi dan mengatur nafas serta kembali mengoles eo lavender sambil memijat2 sendiri punggung utk merangsang endorfin. saat anak pertama sudah tidur,suami saya kembali mendampingi saya dan melakukan pijatan endorfin serta menyuapi kurma dan minum untuk sumber energi. Dan akhirnya tgl18 agustus 2016 jam 04.10 WIB lahirlah anak kedua saya dengan BB 4400grm dan PB 51cm.


Cerita tentang kehamilan dan melahirkan adalah salah satu terita yang bersejarah dalam keh Berdayakan Dirimu (Birth Story)


semoga menginspirasi Anda semua


salam hangat




Seminar Hypnobirthing Prenatal Gentle Yoga di Banjarmasin

Banjarmasin adalah salah satu kota istimewa Seminar Hypnobirthing  Prenatal Gentle Yoga di BanjarmasinBanjarmasin adalah salah satu kota istimewa. dimana saya pernah makan soto Banjar di atas perahu kecil di sungai yang besar. makan soto sambil melihat pemandangan  di pinggiran sungai. dan hari ini saya dan team hypnobirthing indonesia diberi kesempatan lagi untuk mengunjungi kota Banjarmasin dan berbagi cinta disana


ada lebih dari seratus bidan dan ada juga ibu hamil yang mau belajar bersama.


saya bersama rekan saya satu team Tantri Maharani Setyorini berbagi tentang Hypnobirthing dan Prenatal Gentle Yoga kepada mereka.


Banjarmasin adalah salah satu kota istimewa Seminar Hypnobirthing  Prenatal Gentle Yoga di Banjarmasin


dan berharap Gentle Birth semakin di kenal di Banjarmasin


sehingga ibu ibu di Banjarmasin bisa merasakan pengalaman persalinan yang positif dan merasakan nyamannya dilayani olah para bidan dan dokter atau tenaga kesehatan yang mengenal Gentle Birth.


Banjarmasin adalah salah satu kota istimewa Seminar Hypnobirthing  Prenatal Gentle Yoga di Banjarmasin


Gentle Birth Balance Privat Class Session

Kebutuhan akan kenyamanan selama masa kehamilan dan saat melahirkan semakin meningkat Gentle Birth Balance Privat Class Session


Kebutuhan akan kenyamanan selama masa kehamilan dan saat melahirkan semakin meningkat. dan kesadaran para ibu akan pentingny pemberdayaan diri dan pentingnya pengalaman persalinan dan kelahiran yang nyaman, minim bahkan bebas trauma membuat semakin banyak ibu yang ingin berusaha memberdayakan diri.


banyak sekali klien di Bidan Kita yang membuktikan manfaat mengikuti kelas Gentle Birth Balance. baik workshop yang kami adakan, maupun kelas privat di Bidan Kita.


dan untuk saat ini saya melayani kelas Privat di beberapa kota , namun ini sangat tentative. biasanya berbarengan dengan saat ada event seminar atau pelatihan saya di luar kota.









dan ini adalah gambaran kelas Privat saat bersama Chua (Bassis Band Kotak)


Kebutuhan akan kenyamanan selama masa kehamilan dan saat melahirkan semakin meningkat Gentle Birth Balance Privat Class Session


 


Kebutuhan akan kenyamanan selama masa kehamilan dan saat melahirkan semakin meningkat Gentle Birth Balance Privat Class Session


doa dan harapan kami semoga Chua dan keluarga semakin siap sambut buah hati



So…nantikan di Kota Anda.


Info follow @bidankita